My Father’s World The Curriculum
Brand: My Father’s World
Creator: David & Marie Hazell - mereka adalah misionaris, pernah tinggal lama di Rusia
Metode: Menggabungkan Charlotte Mason dan sistem pendidikan klasik dari sudut pandang Alkitab (Kristen).
Akreditasi: Tidak
Biasa disingkat MFW. Webnya bisa diakses di sini. Merupakan unit studies, sehingga bisa dipakai bersama-sama oleh anak dengan usia berbeda (multi-age).
Perjumpaan saya dengan MFW adalah karena saya tertarik dengan kurikulum Sonlight, namun harganya sangat memberatkan kantong. Lagipula buku-buku yang disertakan Sonlight ini sangat banyak, saya pasti akan kebingungan menaruhnya di mana. MFW punya pendekatan yang mirip Sonlight (literatur), tapi tidak perlu membeli bukunya, manfaatkan saja perpustakaan, yang sayangnya di Indonesia jauh dari memadai.
Yang saya sukai dari kurikulum ini adalah, mengajarkan anak untuk berwawasan dunia. Walaupun belum pernah melihat dan memegang bahan-bahan pelajarannya, tapi dari forum diskusi yang ada di situs MFW, saya bisa menarik kesimpulan itu. Saya ingin anak saya belajar tentang hati misi lewat MFW. Sebagian keuntungan diberikan untuk pekerjaan Tuhan di Rusia.
Programnya juga diberi nama berbau petualangan, kelas 2-8: Adventures in MFW, yang dibagi lagi menjadi Exploring Countries and Cultures, Creation to the Greeks, dst.
Harganya terjangkau. Untuk Preschool, enam mainan edukatif mereka tawarkan dengan harga $90. Untuk Kindergarten, cukup mengeluarkan S $105 untuk student material, teacher’s manual dan materi pendukungnya. Saya berencana untuk membeli kurikulum K ini tahun depan, waktu Joel usia 4, walau pasangan Hazell menyarankan foreign children menggunakan K pada usia 5 tahun.
Khusus matematika, mulai kelas 2 SD, mereka menyarankan Singapore Math. Di bawah usia itu, MFW menyediakan sendiri kurikulum matematikanya.
Buku-buku bacaan yang mereka sarankan bersifat optional. Saya sudah menanyakan ke mereka, jika memang fasilitas perpus sulit, bahan dari mereka sudah memadai.
Pembayaran bisa dilakukan dengan kartu kredit (belum bisa Pay-pal). Ongkos kirim ke Indonesia adalah 25% dari harga produk.
Posted: September 11th, 2007 under Kurikulum.
Comments: none


Write a comment