Unit Studies: Belajar Art, Language, Math, Science, Bible Sekaligus

Hai.

Setelah Introduction: Creation, dan unit 1: Sun, sekarang kita masuk unit ke-2: Moon.

Sejauh ini saya masih melakukannya dengan longgar, karena lagi banyak kerjaan. Pelajaran yang harusnya kelar 2 minggu, udah 1 1/2 bulan dijalani :D. Tapi tidak berarti tidak belajar setiap hari. Sambil Mama kerja di depan komputer, Joel mewarnai atau bolak-balik buku aktivitas matahari & bulan, sambil sekali-kali (banyak kali ding) menyela, “Ma, ini gimana?” “Ma, ini apa?” Atau kalau dia dah bosen, ya dia kembali lagi dengan mobil2an diecast kesayangannya.

Menurut saya, pendekatan unit study ini menarik sekali. Membuat anak (dan ortu) bisa memahami sesuatu dengan lebih menyeluruh. Seperti saat kami belajar matahari (pelajaran 1), selain belajar tentang fakta2 matahari, kita juga belajar bahasa (huruf S-Sun), sound discrimination (semua benda yang huruf depannya pake S), matematika sambil belajar gambar dan mewarnai. Asyik sekali.

Untuk science, kita bikin raisin. Sayang matahari lagi malu-malu, sembunyi di balik awan terus. Udah beberapa minggu ini belum kering2 juga anggurnya :D hheheheeh.

Harusnya saya dulu juga belajar pake model gini yaaaa… :D Jadi iri ama anak-anak sekarang.

Untuk science, saya mencatat: harus berhati-hati dalam memilih fakta yang ingin kita sampaikan ke anak balita. Jika kita menganut Penciptaan.. tentunya kita akan menghindari teori Big Bang, Darwin, dll (menunggu fondasinya mantap). Begitu juga sebaliknya. Beberapa sumber seperti Disney adalah pro-Darwinian - ada gambar manusia purba (gambarnya monyet banget), saya katakan kepada dia, ini gambar monyet besar. Sungguh tidak baik mengkhianati pengertiannya bahwa Tuhan menciptakan manusia pada hari ke-6 serupa gambaranNya :). Mmm… dia hapal lho urut2an penciptaan… luar biasa memang memori anak kecil.

Comments

Comment from Warindra
Time: July 11, 2008, 3:01 am

Wah.. alinea terakhir ini nasihat baik buat saya. Kreasionisme atau evolusionisme? Saya pilih yang terakhir. Saya bisa “melepas” anak dengan ensiklopedi Disney, tapi tidak dengan Children’s Bible. Saya perlu menunggu dan memberinya dasar mantap untuk paham mukjizat dan kuasa Tuhan. Eh, ternyata ini kesalahan saya. Karena masuk sekolah publik, dan guru agama belum tentu paham teologi, anak saya malah menuai kebingungan. Umurnya 7 tahun saat dia bertanya, “Ayah, yang benar itu teori penciptaan atau teori big bang? Nggak jelas jawab bu guru saat saya bertanya tadi…” Saya tersentak dan bingung juga menjawabnya, kendati studi formal saya filsafat dan teologi :)

Write a comment





Powered by WP Hashcash