Archive for August, 2008

Creative With Joel #1

Kau sangat ingin ke rumah temanmu Evan. Tapi.. mamamu memberi syarat, kau hanya boleh pergi ke sana jika kau sebut nama temanmu itu. Kau tidak suka dengan syarat itu, karena menurutmu buat apa harus menyebut nama orang yang Mama kan udah tahu? Konyol sekali.

Coba rayu mamamu, “Itu lho Ma, yang rumahnya di depan.”
Tapi ternyata tidak mempan. Mama tetap meminta kau sebut namanya.

Kau mencoba menangis, mencoba lompat-lompat sambil jerit-jerit, siapa tahu Mama berubah pikiran. Tapi ternyata usahamu sia-sia.

eve

Sekejap kemudian, kau mendapat ide waktu matamu melihat gambar gurita di dinding, yang kaubuat bersama mamamu beberapa hari lalu.

“Ma.. ini.”

“Apa?”

“Ini e-nya diganti a. Joel mau ke sana.”

“Apa sih?”

Duh.. heran ya, kenapa sih orangtua itu suka ga mengerti. Kau harus memastikan bahwa mamamu benar-benar melihat apa yang sedang berusaha kaulakukan. Tunjuk dengan jelas, kalau perlu lakukan dengan heboh, supaya mamamu benar-benar melihat.

“Ini, Ma. Even-nya, e-nya diganti a.”

Jika masih tidak mempan, seperti dalam kasusku. :(( Mama masih tidak mau mengalah, lebih baik kau yang mengalah. Tapi supaya tidak terlalu malu, gunakan taktik ini..

“Mama bilang E..”

“E..”

“Van!”

Kalau taktik ini tidak berhasil juga… lebih baik kau mengalah. Hehe.

Water III: Asyiknya Main Air

Akhirnya… ini yang paling seru. Main air! Hore!

maenaer

Selain bisa jadi benda cair, benda padat, dan benda gas, air juga asyik untuk bersosialisasi. Di sini, Joel jadi host untuk kedua teman barunya, Evan dan Clay. Evan (4) & Clay (8), homeschooler juga, tinggal di depan rumah kami. Baca blog mereka.

clay-ngajar

Nah, Joel… kamu tahu ga kenapa mobil ini mengapung? Karena terbuat dari karet, tapi kalo karetnya ada besinya.. ya tenggelam juga.

Mama tambahin sedikit: ‘Benda-benda yang mengapung itu berarti dia lebih ringan dari air.’

Trus, kamu tahu tidak kenapa kalo botol semprotan ini dimasukkan ke dalam air muncul gelembung-gelembung? Karena tadinya dalam botol ini ada udara, sekarang udaranya keluar deh.

Begitulah kuliah oleh Pak Dosen Clay hari ini :)

Lihat, sesama HSer pun bisa saling mengajar. Banyak hal yang bisa dipelajari dari orang lain.

Water II

Kemarin, air yang Joel masukkan ke dalam cetakan agar-agar, kami masukkan ke dalam freezer.

esbatu1Besoknya… lho, kok sekarang es batu kura-kura ini tidak berubah bentuknya mengikuti wadah ya? Hmm.. ternyata dia sudah berubah bentuk, menjadi benda padat. Saya jelaskan pada Joel, suhu yang dingin membuat air menjadi es. Seperti di negara subtropis yang hujannya kadang turun dalam bentuk salju.

Hebatnya, air yang sudah menjadi benda padat itu bisa jadi cair lagi. Untuk ini, kami melakukan dua percobaan. Setelah itu, kami melakukan observasi, mana yang lebih dulu mencair. Es batu#1 hanya butuh waktu tidak sampai 45 menit untuk mencair total. Sementara es batu#2?

esbatu2

Setelah 8 jam, es batu#2 belum juga mencair seluruhnya. Akhirnya, sekitar satu setengah jam kemudian, cair juga. Benda padat kembali menjadi benda cair. Lagi-lagi suhu (yang lebih panas) yang membuat es batu mencair.

Air juga bisa menjadi benda gas. Saya mengajak Joel menangkap air. Caranya, saya memanaskan air di atas kompor. Joel melihat ada ‘benda’ yang mengepul. Beberapa senti di atas panci saya pegang gelas bening dengan mulut menghadap panci. Tak lama gelas menjadi butek. Itulah air yang berubah menjadi gas.. tapi lalu mencair lagi :). Panci mulai kering, ke mana air tadi? Sudah berubah menjadi benda gas: uap air.

Beberapa percobaan juga kami lakukan dengan air. Setelah diaduk-aduk oleh Joel, gula dan garam ‘hilang’ karena larut dalam air. Sementara minyak diaduk berkali-kali tidak mau larut juga.. maunya naik terus. Joel jadi ingin coba dengan kecap. Jadi air kecap deh :).

Referensi kegiatan dengan air:
http://pbskids.org/zoom/activities/sci/

Water I

playingwithwater

Minggu ini kami mulai belajar tentang air (water), huruf W, dan angka 10.

Air adalah benda yang sangat penting untuk semua makhluk hidup. Tanpa air, semua makhluk hidup akan mati. Saya ingatkan Joel waktu dia sangat kehausan setelah bermain bersama Papa pada suatu hari yang terik.

Untuk science, kami mulai belajar tentang sifat air sebagai benda cair. Caranya dengan menuang air ke dalam berbagai wadah (misal cetakan agar2 yang bentuknya lucu-lucu). Kegiatan ini baik juga untuk melatih motorik halus, khususnya Joelyang sulit melakukan sesuatu dengan perlahan.

solid

Sebagai perbandingan Joel memasukkan koin ke dalam wadah ini. Sifat koin sebagai benda padat berbeda dengan sifat benda cair. Habis itu kami membuat tabel dan mengelompokkan benda-benda apa saja yang termasuk benda cair, mana yang padat. Air adalah benda istimewa karena bisa menjadi benda padat dan bisa jadi gas - konsep ini akan diperkenalkan hari mendatang.

beresin

Tentu saja kegiatan tuang-menuang ini membuat basah dan berantakan teras belakang kami. Sebenarnya buat saya yang ga suka berantakan, ingin sekali menghindari kegiatan science model begini… tapi beberapa waktu lalu setelah ngobrol dengan seorang teman yang punya dua anak laki-laki, saya diingatkan lagi bahwa anak laki-laki itu berbeda dari mamanya :).

Nah, tapi Joel mau lho membereskan kehebohan yang telah dia buat. Nih liat fotonya lagi ngepel dengan semangat sambil menggoyang-goyangkan pinggulnya.

Ha! Science can be fun toh…

Exciting Job: Book Reviewer

Sebulan lalu, berkat kebaikan teman baru saya Phoenix, saya dikirimin segepok buku terbitan Wortel Books, tepatnya 18 buah buku cerita anak. Tugas saya, mereview ke-18 buku ini, phew… :D

Untuk tugas yang menyenangkan ini, saya mendapat ke-18 buku ini for free. Asyik banget, kan? Pilihan bukunya jelas buku berkualitas, saya lihat cukup banyak dari Penguin, beberapa penulisnya juga adalah peraih award. Bukunya lucu2, ilustrasinya bagus2… gratis lagi. Oh ya, Wortel juga mulai menerbitkan buku karangan penulis Indonesia.

Tadinya saya tidak pernah dengar tentang penerbit satu ini. Kenalnya gara-gara adik saya Rita memberikan Joel hadiah sebuah buku berkertas karton tebal (board book) yang lucu sekali. Judulnya When The Elephant Walks, yang ditulis dan dibuat ilustrasinya oleh seorang Amerika keturunan Jepang Keiko Kasza. Berkesan sekali dengan buku itu karena sempat selama seminggu lebih saya dan Pampi harus bacain (atau nemanin dia baca) itu buku sehari dua kali, pengantar tidur siang dan malam. Berkat buku bilingual ini juga Joel jadi lebih pede baca buku berbahasa Inggris.

Ok, inilah foto buku2 yang sudah berhasil saya review, di sini hanya ada 15, masih ada 3 di kamar Joel.

wortelbooks

Thanks berat ya Nix.. makasih ya Wortel. Buku-buku ini sangat berharga untuk keluarga homeschooler seperti kami.