Archive for September, 2008

Insect/Serangga

Serangga adalah binatang kecil yang mudah ditemukan di rumah dan sekitarnya. Supaya mudah untuk diajarkan kepada anak-anak, ciri serangga adalah: (biasanya) kecil, badannya terdiri dari tiga bagian -kepala, dada, perut; biasanya punya antena, kakinya tiga pasang (enam), kebanyakan punya sayap. O ya, antena penting bagi para serangga untuk berkomunikasi.

Secara khusus Joel belajar tentang beberapa serangga istimewa ini: semut, kepik, dan lebah. Karakter yang dipelajari: I am a wise child, so I work hard.

Semut
Walau kurang disukai oleh para ibu, semut adalah contoh terpuji tentang kerajinan. Bahkan sebuah ayat di Amsal menyuruh kita belajar dari semut: “Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak.”

Joel juga membaca sebuah fabel: Semut dan Tonggeret (versi Bahasa Inggrisnya: The Ants and the Grasshopper). Semut yang rajin mencari makanan pada musim panas tidak akan kekurangan makanan pada waktu musim dingin, sementara si Tonggeret yang kerjanya hanya bermalas-malasan akhirnya kelaparan waktu musim dingin datang. Buku Semut dan Tonggeret adalah terbitan BIP (kelompok Gramedia) sementara The Ant and the Grasshopper dari Pelangi Books Sdn Bhd –> dipinjamkan oleh Ing Ing.

Catatan: Saya tidak tahu kenapa BIP memberi judul Semut dan Tonggeret, padahal tonggeret beda dengan belalang. Mungkin diterjemahkan dari sumber yang berbeda, atau kisah klasik ini sudah mengalami modifikasi sedemikian rupa melalui proses turun temurun dari mulut ke mulut. Cerita ini adalah salah satu dari Aesop’s Fables.

Kepik

kepikjoel

Binatang cantik ini punya manfaat besar bagi pencinta tanaman, karena punya hobi makan kutu daun (aphids). Pas di taman rumah kami ada kepik, sayang tidak sempat difoto. Terimakasih kepik, daun-daun bunga kami jadi aman.

Anak-anak pasti senang disuruh membuat kepik. Foto kepik (tanpa antena) di atas adalah hasil karya Joel. Dibuat dari batu koral yang disumbangkan (baca: dipulung) oleh mamanya Clay & Evan. Cat merah dan wiggly eyes-nya juga dari keluarga yang baik hati ini. Makasih ya, Ing :)

Cara membuat diambil dari web Danielle’s Place. Web ini punya buanyak koleksi ide aktivitas dan prakarya yang bisa dikerjakan bersama anak-anak, sangat direkomendasikan untuk mereka yang sering berhubungan dengan anak kecil (mis: guru sekolah minggu).

Lebah
Lebah juga adalah binatang yang rajin dan bermanfaat buat hidup manusia. Konon, madu adalah satu-satunya produk serangga yang bisa dinikmati manusia.

lebah

Ini lebah yang sedang mengisap nektar. Lebahnya aktif sekali, sebentar-sebentar pindah bunga. Yang motret (Mama) rada takut-takut. Lebah, seperti juga semut, juga punya tiga tingkatan kasta: Ratu, Pekerja, dan Prajurit. Lebah ratu tugasnya hanya makan dan bertelur. Lebah pekerja (betina) tugasnya bekerja mencari makanan. Lebah prajurit (jantan) tugasnya jaga rumah dan membantu supaya ratu bisa menghasilkan telur. :D

rumahlebah

Kebetulan juga, lebah-lebah ini membuat sarang kecil di taman kami. Joel bisa mengamati secara langsung bentuk hexagonal sarang lebah ini. Seekor lebah selalu ditemukan sedang nongkrong di sini. Sepertinya sih ini bukan jenis lebah madu, karena ada jenis lebah yang membuat madu hanya cukup untuk konsumsi sendiri, tidak untuk diimpor, hehe.

Semua serangga ini, bisa dipelajari di rumah, karena rumah telah menyediakan semua bahan yang dibutuhkan. Semut? Lalat? Laba-laba? Lebah? Capung? Kepik? Nyamuk? Kupu-kupu? Semua ada di sini.

Belajar Memberikan Bukti

Beberapa waktu lalu Joel menginformasikan kepada kami bahwa ia melihat di kompleks kami ada mobil yang plat (nomor polisi)-nya ada tiga digit huruf di bagian belakang, NFA katanya. Dugaan kami waktu itu dia mengada-ada (yang punya huruf tiga digit di belakang kan sepeda motor?) Atau mungkin dia salah lihat. Tapi dia yakin sekali dia benar.

Beberapa hari yang lalu waktu jalan-jalan sore, Joel menunjukkan kepada saya.. “Ma, itu lho. Yang Joel bilang, di belakangnya ada tiga huruf. NFA.”

Saya hampir tidak percaya. Wah, ternyata nomor registrasi mobil di wilayah Jakarta sudah sampai tiga digit huruf-nya. Wah..wah. Ternyata Joel yang benar ya… maklum kami (Mamanya terutama) sudah jarang menginjak jalan-jalan Jakarta.

Lalu, saya minta Joel fotokan dengan kamera handphone saya, agar bisa diperlihatkan kepada Papa sebagai bukti atas perkataannya. Dan inilah hasilnya:

tigadigit-plat

Demi privasi si pemilik mobil, tentu harus diedit sedikit. Hayo, ada yang bisa tebak mobil apakah ini? ;)

Creative With Joel #2

maensamapapa

Suatu malam, Joel ajak Papa main..

Sebelumnya Joel sudah menguji coba mainan ini pada dirinya sendiri. Begitu Papa pulang kantor, langsung dijadikan tester#1 permainan ciptaannya ini.

Pertama, dia menyiapkan bantal besar. Di atas bantal ditaruhnya sebuah buku ukuran A4. Lalu Papa harus berlutut dan pasrah waktu dikerudungi kain kelambu stroller adiknya.

“Papa kepalanya taroh di sini (bantal).”
“Ini buku buat apa?” protes Papa.
“Supaya ga lihat-lihat.” (entah apa maksudnya)

Lalu Papa disuruh lompat-lompat dengan posisi super duper aneh itu. Setelah puas dengan kinerja Papa, Joel jadi ingin merasakan. Nah, sekarang Joel duduk di pundak Papa, sambil Papa melompat-lompat.

Terus terang… rasanya hanya Papa yang rela dibeginiin ama Joel. Kalo Mama pasti ga bakalan mau. Hehehe.

Memang, jadi orangtua itu kadang berarti harus mau ‘disiksa’ oleh anaknya. Ah, tapi Joel bahagia sekali malam itu.