Belajar Berhitung Bersama Presiden Amerika
Sepertinya tidak ada hubungannya ya… Tapi, untuk Joel, presiden-presiden Amerika telah turut membantunya belajar berhitung, selain belajar bahasa Inggris dan sejarah tentunya.
Bermula dari ketertarikannya akan presiden-presiden Indonesia, dan mulai banyak ‘berisik’ bertanya-tanya tentang Soekarno dan penerusnya, ia pun melibatkan Google dalam proses belajarnya.
Lalu, ia mulai sedikit kecewa karena presiden Indonesia kok sedikit amat, sedangkan Amerika Serikat sudah sampai urutan ke-44. Maka, terdamparlah dia ke website White House. Seperti tersihir, dia bisa melewatkan waktu sampai satu jam di depan monitor melihat satu per satu profil para pria-pria terhormat ini, dari Washington sampai Obama.

Aneh rasanya melihat anak laki-laki umur 5 tahun yang sedemikian tertariknya dengan presiden-presiden Amerika. Namun, yah, tiap orang itu unik, punya ketertarikan yang berbeda-beda. *Dia sempat melongok presiden-presiden negara lain seperti Perancis, namun akhirnya dia kembali ke White House, karena jumlah presidennya tidak sebanyak yang di AS.
Berkat Joel saya jadi ikutan lihat-lihat isi situs White House juga. Ternyata Megawati Sukarnoputri punya teman di AS, dua orang presiden AS, John Quincy Adams dan George W. Bush adalah dua orang presiden AS yang merupakan anak presiden yang pernah menjabat sebelumnya. Saya juga jadi tahu bahwa Grover Cleveland adalah presiden AS ke-22 sekaligus yang ke-24. Cleveland kalah dari Benjamin Harrison yang menjadi presiden ke-23 dan empat tahun kemudian gantian dia yang mengalahkan Harison.
“Lima tambah berapa, Ma, supaya jadi sembilan?”
“Empat,” jawab saya.
Tak berapa lama kemudian, “Delapan supaya jadi tigabelas harus tambah berapa, Ma?” dan beberapa pertanyaan sejenis.
Tahu tidak mengapa dia menanyakan ini? Karena di foto/lukisan tiap presiden itu, tertera periode jabatannya dari tahun berapa hingga tahun berapa. Ini bukan satu-satunya, dia masih banyak menanyakan pertanyaan-pertanyaan serupa. Pertamanya masih saya kasih jawabannya, berikutnya saya minta dia memikirkan jawabannya sendiri.
Umumnya masa jabatan presiden AS adalah kelipatan 4 tahun, maksimal 8 tahun. Namun beberapa orang tidak menyelesaikan masa 4 atau 8 tahunnya, ada yang meninggal (sakit atau dibunuh), ada juga yang mengundurkan diri.
Haha. Siapa yang mengira, berhitung bisa juga dipelajari bersama presiden Amerika.
Posted: January 15th, 2010 under First Grade.
Tags: history, math |Comments: 1
Related Posts
Comments
Pingback from The Homeschooling Begins » Photographic Memory?
Time: January 23, 2010, 1:09 am
[...] Joel sedang terobsesi dengan para presiden Amerika Serikat. Bisa dibilang, tiap hari dia mengunjungi situs Whitehouse dan memandangi wajah-wajah orang yang pernah berada di pucuk pimpinan negara ini. Baca postingan sebelumnya tentang ketertarikannya pada orang-orang ini. [...]


Write a comment