Joel's  book recommendations, reviews, favorite quotes, book clubs, book trivia, book lists

Chloe

Tot’s World: Learning All The Time

Bagi batita, dunia adalah hal yang sangat menarik. Tiada hari dilaluinya tanpa belajar. Apa pun bisa mengundang rasa ingin tahunya.

Mari, kita orangtua jadi guide bagi warga baru dunia yang ingin belajar banyak tentang kehidupan ini. Yuuuk!

chloe-drawing

Toddler mana yang tidak suka diberi kesempatan memegang kuas dan bereksperimen dengan macam-macam warna?

chloe-puzzle

Main puzzle juga ga kalah seru! Hmm.. yang ini dipasang di mana ya?

drawingboard

Nah, kalau coret-coret di sini pasti aman. Mama sudah bilang, kalau mau tulis-tulis, coret-coret harus di kertas atau buku yang sudah Mama sediakan. Di drawing board ini tentu saja boleh banget.

chloe-kelereng

Ini Chloe bermain cari kelereng dalam lautan garam. Di dalam mangkok sudah disembunyikan 9 buah kelereng, Chloe dapat tugas menemukan kesemuanya. Dan, berhasil! Chloe minta lagi dan minta lagi, karena permainan ini memang asyik. Yah, paling teras belakang jadi sedikit kotor saja. Gampang kok, tinggal disapu aja.

Set Skill: Makan Sendiri

Menurut saya, bisa makan sendiri adalah skill yang harus dikuasai seorang anak. Dan, skill ini sebaiknya tidak ditunda-tunda dilatih. Apalagi jika ibu tidak punya pengasuh atau asisten seperti saya.

chloe-mam1

Foto#1, Chloe 14 bulan, sudah mulai menunjukkan kemandiriannya untuk makan kentang lumatnya sendiri.

chloe-mam2

Foto#2, Chloe 20 bulan, makin ahli menggunakan garpu. Walau hasilnya berceceran, Mama (dan Chloe!) bangga atas pencapaiannya.

chloe-mam3

Foto#3, asik makan nasi + sayur hijau. Kadang-kadang jika tidak berhasil memasukkan makanan ke dalam sendok, tanpa ragu Chloe akan memungut makanan dengan tangannya.

chloe-mam

Foto#4, sarapan omelet keju. Enaaakkk, katanya.

Chloe (22 bulan) sekarang sudah bisa dibilang pintar makan sendiri. Sudah beberapa waktu ini dia bisa makan nasi goreng, oatmeal, atau makanan lain yang agak lengket — maksudnya gampang disendoki — berhasil sampai tinggal 1-2 suap terakhir dan sedikit sekali yang tercecer.

Chloe juga sudah cukup ahli melakukan manuver dengan cara memiringkan piring supaya lebih mudah menyendoki makanan yang sudah tersisa sedikit.

cutie

What a sweet little girl.

Adventure in Our Father’s World

“Adults should realize that the most valuable thing children can learn is what they discover themselves about the world they live in. Once they experience first-hand the wonder of nature, they will want to make nature observation a life-long habit.” Charlotte Mason, Volume 1, page 61

chloe-pickflower

Tot can also benefit a lot from nature study.

Tujuan dari nature study pada usia batita seperti ini adalah agar Chloe punya pengalaman bersentuhan langsung dengan alam, dengan lingkungan tempat dia tinggal, mengenal langsung dunia yang telah Allah ciptakan untuknya.

chloe-flower

Anak-anak kecil harus mendapat kesempatan bermain di luar rumah. Pada usia ini mereka belum kenal yang namanya takut atau geli terhadap cacing, serangga, atau mahkluk ‘mengerikan’ lain, sehingga ini memang saat yang tepat untuk memupuk kecintaan mereka akan alam.

Menurut Ms. Mason adalah ‘jahat’ membiarkan anak belajar tentang alam bukan dari narasumber pertama, yaitu alam itu sendiri. Singkat kata, tiap ada kesempatan keluar rumah, keluarlah.

chloe-daun

“Mama..mama.. Uwun,” begitu kata si kecil yang begitu gembira dan bangga dengan daun temuannya.

chloe-doggie

Juga pengalaman bertemu giant puppy ini. Di foto ga gitu keliatan ya, ini anjing guede banget… lebih gede dari Chloe. Chloe tidak takut sama sekali, bahkan dengan riang gembira langsung menghampirinya.

chloe-shadow

Atau bermain-main dengan bayangan. “Mana bayanganmu, Chlo?”

chlo-mawar

Tidak perlu jauh-jauh. Pekarangan atau halaman belakang rumah yang ditanami macam-macam tanaman sudah lebih dari cukup.

chlo-potBeberapa orangtua mungkin kuatir kalau anaknya bisa sakit kalau main yang kotor-kotor seperti tanah atau daun-daun di pekarangan.

Dalam bukunya The Original Homeschooling Series Vol 1, CM mengatakan,
“The children, too, should be encouraged to nice cleanliness in their own persons…. Let them make their mud-pies freely; but that over, they should be impatient to remove every trace of soil, and should do it themselves” (Vol. 1, p. 127).

Jadi, ijinkan mereka berkotor-kotor, tetapi sebelumnya ajarkan mereka untuk membersihkan diri.

Masukkan kata kunci nature study pada mesin pencari (seperti Google) dan silakan cari link yang paling cocok. Beberapa link tentang kegiatan nature study yang bisa dilakukan bersama anak-anak bisa dilihat di sini:

http://www.squidoo.com/cmnaturestudy

http://handbookofnaturestudy.blogspot.com/

http://takeachildoutside.org/activities/gettingstarted.html

Mengutip tagline sebuah merk deterjen: Bermain kotor itu baik!

Belajar Bersama

Kami sedang belajar tentang gunung berapi. Jadi Joel mencoba membuat gunung dari adonan maizena+garam+air yang diberi pewarna makanan sesuka hatinya.

joel-mountain

Yucky! Warna dan bentuknya menjijikkan, tapi bahan-bahannya aman untuk anak-anak.

Sementara itu, kenalkan murid baru kami.

chloe-main

chloe-main2

Dia juga sedang diarahkan untuk membuat lukisan pertamanya. Tapi alih-alih melukis dia malah asik mengaduk pasta maizenanya dengan sendok. Sekali lagi karena bahannya aman untuk anak-anak, seandainya termakan pun tidak apa-apa. Jangan lupa gunakan air matang.

Nah, ini mereka ‘belajar’ bersama.

jochloe-belajarbareng

Sejak Chloe berumur setahun lebih seperti ini, mengatur kegiatan belajar berdua dengan Joel sudah sangaaat sulit. Apalagi sekarang Baby C suka protes kalo ditidurkan jam 10-an. Dia masih ingin bermain!

Ya sudah.

Jadilah saya harus pandai-pandai cari kegiatan yang bisa kami lakukan bersama. Bermain dengan adonan tepung seperti ini juga baik untuk melatih motorik halus anak. Bisa juga untuk pengenalan warna. Bisa juga untuk pengenalan bentuk, karena adonannya bisa dibentuk-bentuk seperti playdough komersil. Karena ini homemade playdough, tentu tidak tahan lama, habis dipakai, dibuang. :)

O ya, walau tidak mau ‘diarahkan’ untuk melukis di kertas, tapi Chloe dengan senang hati melukis bagian punggung kaos putih Mama. Makasih ya Chloe, kaos Mama jadi ‘bagus’.

Fun! Two happy kids. One depressed mom. *grin*