Joel's  book recommendations, reviews, favorite quotes, book clubs, book trivia, book lists

sidenote

Exciting Job: Book Reviewer

Sebulan lalu, berkat kebaikan teman baru saya Phoenix, saya dikirimin segepok buku terbitan Wortel Books, tepatnya 18 buah buku cerita anak. Tugas saya, mereview ke-18 buku ini, phew… :D

Untuk tugas yang menyenangkan ini, saya mendapat ke-18 buku ini for free. Asyik banget, kan? Pilihan bukunya jelas buku berkualitas, saya lihat cukup banyak dari Penguin, beberapa penulisnya juga adalah peraih award. Bukunya lucu2, ilustrasinya bagus2… gratis lagi. Oh ya, Wortel juga mulai menerbitkan buku karangan penulis Indonesia.

Tadinya saya tidak pernah dengar tentang penerbit satu ini. Kenalnya gara-gara adik saya Rita memberikan Joel hadiah sebuah buku berkertas karton tebal (board book) yang lucu sekali. Judulnya When The Elephant Walks, yang ditulis dan dibuat ilustrasinya oleh seorang Amerika keturunan Jepang Keiko Kasza. Berkesan sekali dengan buku itu karena sempat selama seminggu lebih saya dan Pampi harus bacain (atau nemanin dia baca) itu buku sehari dua kali, pengantar tidur siang dan malam. Berkat buku bilingual ini juga Joel jadi lebih pede baca buku berbahasa Inggris.

Ok, inilah foto buku2 yang sudah berhasil saya review, di sini hanya ada 15, masih ada 3 di kamar Joel.

wortelbooks

Thanks berat ya Nix.. makasih ya Wortel. Buku-buku ini sangat berharga untuk keluarga homeschooler seperti kami.

Biaya Pabean yang Membingungkan

Minggu lalu ada surat dari kantor pos. Aku harus mengambil paket dan di situ tertera, biaya total Rp 69ribu-an dengan bea masuk 63ribu-an sisanya biaya bungkus dan admin.

Coba mengingat-ingat.. aku order apa sih, ampe kena biaya semahal ini? Kalo ga salah untuk barang di bawah 50US$ bebas fee. Soalnya dulu pernah pesen kurikulum dari US yang lebih dari 130US$ dan untuk ini aku cuma bayar 7rb.

Akhirnya, Sabtu lalu kita pergi deh ke Kantor Pos Tangerang. Ternyata itu kiriman kurikulum matematika Math-U-See dari Singapore yang harganya jauh di bawah kurikulum dari US.

Kenapa bisa begitu ya? Apa karena yang dari Singapore ini dituliskan secara detil tentang valuenya dan keterangannya adalah commercial sample + DVD (educational) sementara yang dari US hanya diberikan keterangan educational material?

Bingung…

Mama Cuti Melahirkan

Punya adik bayi tidak berarti Joel berhenti belajar. Walau Mama mengambil ‘cuti’ satu bulan, tapi ternyata Joel tak bisa berhenti belajar.

Ada satu pelajaran penting dengan punya adik ini. Joel belajar bagaimana berbagi Mama. Jelas sekali dia ‘struggling’ di hari-hari pertama. Pasti rasanya tidak rela melihat Mama yang tadinya hampir selalu available 24 jam buat dia, sekarang harus dibagi dengan adik, yang menyusu hampir tiap tiga jam sekali, belum lagi kalau adiknya nangis, pipis, pup atau bosan… Joel belajar dan menurut kami dia cukup sukses menangani kecemburuannya.

Untuk pelajaran secara akademis…. awalnya dia sering menagih melanjutkan pelajarannya dengan MFW. Tapi karena rasanya mustahil bisa melakukannya, saya menyerah.. maklum saya masih belum terampil membagi diri untuk dua orang anak + satu asisten (baca: PRT) yang alih-alih membantu malah bikin tambah banyak pikiran.. hehehe. Untung Papa sangat membantu, dengan memandikan Chloe setiap pagi sebelum ngantor.

Lalu bagaimana?

Ternyata Joel bisa belajar sendiri. Menyalakan desktop PC, memasukkan password, connect ke internet lewat modem 3G, menyalakan browser firefox, masuk ke Google Images dan mencari gambar yang dia ingin lihat. Kegiatan ini dia sebut: ‘Lihat-lihat”

Awalnya google digunakannya untuk melihat landmark negara2 yang dia ketahui dari buku atlas Erlangganya. Lalu, dia mulai mencari segala sesuatu dengan Google! Termasuk tokoh-tokoh Alkitab yang dia kenal lewat buku ceritanya, misal: Anak perempuan Yairus, Rut, Yunus, dll. Hehehehe. Lalu jika Google menampilkan hasil yang beda dengan maunya dia, dia akan mengklaim bahwa Google salah :D Haduhhh…

Joel Has a Sister

@28 Mei 2008, just an hour and so after the midnight, we rushed to hospital. Mom’s water was broken. Together with sleepy-Joel, drove along the road to Pantai Indah Kapuk.

About eight hours, (5 hrs in the labor room), our new baby girl was saying hello to the world.

Jokebedh Chloe Adiwijaya (baby Chloe) came around to cheer up our days. Joel has a sister now!

Further story and picture of Chloe: here and here.

Aesop’s Fables: Free Download

Sebagian besar dari kita tentunya sudah tidak asing dengan dongeng-dongeng binatang seperti kura-kura yang mengalahkan kelinci di lomba lari, belalang yang malas, kura-kura yang diterbangkan bangau, angin utara dan matahari, dll.

Nah, dongeng-dongeng ini konon dituturkan oleh Aesop pronunciation (tulisan aslinya: Æsop), seorang budak yang hidup pada tahun 620–560 SM, jaman Yunani Kuno. *sumber dari Wikipedia*

Ciri khas dongeng-dongengnya adalah muatan moralnya. Mungkin dari sinilah muncul istilah: “Moral of the Story is….”. Pas googling, saya temukan blog berbahasa Indonesia yang menulis tentang Bapak Aesop ini: more about Aesop.

Dongeng-dongeng ini baik diceritakan kepada anak-anak, karena mereka bisa belajar tentang nilai-nilai kebaikan. Dengan catatan, sebagian cerita berlatar belakang mitologi Yunani, jadi jika hal ini menjadi pertimbangan, pilih-pilihlah ceritanya.

Beberapa waktu lalu saya mendownload teks-nya dari gutenberg. Lalu demi kenyamanan mata, kemudahan mencetak dan masalah ergonomis lainnya, saya pun menata kembali letaknya, kali ini pakai Microsoft Word saja, lalu dengan bantuan pdf converter seperti Primo PDF dijadikan sebuah file PDF.

Silakan jika ingin mendownload hasil kerja saya, harus dibuka dengan pdf reader (mis: Acrobat Reader). Ukurannya 2MB lebih. Demi menghindari pengkomersilan (padahal saya dapat teksnya gratis, saya bagi juga dengan gratis), maka saya membatasi akses file ini – tidak bisa copy-paste, hanya bisa diprint atau dibaca di monitor saja.

Download:
Aesopforchildren (screen)- 2MB
theaesopforchildren-printed – 3MB (resolusi cetak)

Jika ingin membaca online, beberapa website mendedikasikan diri untuk Aesop Fables ini.
1. http://aesopfables.com/
2. http://www.bartelby.org/17/1/
3. http://us.penguingroup.com/static/packages/us/yreaders/aesop/index.html
4. http://www.animatedaesopsfables.com/
5. http://www.gutenberg.org

My Catalogs Collection

To today, I still keep my obsession of collecting HS curriculum provider catalog from all over the world.

catalog

View my collection. There’re ten printed catalogs in this picture, but actually I have 14 from 8 providers, not including from Bob Jones University which have been shipped a week ago from US.

The very first catalog I received is Sonlight. ABeka came after, and the last to arrive is from Winter Promise Publishing which I adore so much for its beautiful vintage (or classic?) design.

I’ve got 2 copies of ABeka’s, 3 of AOP‘s, 5 of MFW‘s and 1 copy for each of the rest. The most informative I found, was ABeka. 1st edition of Sonlight’s I got, left me confuse and dizzier as a HS beginner, but in the last edition they had redesign the way they present information, much-much better now.

There are four other catalogs more, from Laurel Springs, Griggs (Adventist/LDS), Australian Christian Academy (ACE schooling service from Austalia) and from Math-U-See. They’re just not available when picture was taken :) .

Note: Math-U-See is a great math curriculum. I order this catalog directly from their representation in Australia, a very interesting demo CD was included.

Homeschooling dan Ibu Bekerja

Barusan saya ditanya tentang mungkinkah melakukan homeschool, sementara ibu tetap bekerja.

Jawabannya susah-susah gampang menurut saya. Tapi mari melihat kondisi saya sehari-hari.

Setelah antar Papa ke kantor, kami akan belajar bersama (tergantung Mama ada kerjaan mendesak atau tidak). Dia tidak pernah menolak, bahkan inisiatif ini kebanyakan datang dari dia. “Yuk, belajar, Ma!” karena kadang-kadang terus terang saya masih ngantuk karena tidur kemalaman – biasanya karena lagi ada proyek.

Tapi pagi ini, Joel ingin nonton VCD karaoke Kevin&Karyn yang sudah lebih dari tiga bulan tidak dia tonton. Padahal, semalam saya sudah siapin untuk bahan hari ini – saat ini kami sedang di unit Apple; kami menggunakan My Father’s World Kindergarten sebagai pedoman kegiatan belajar. Ya sudah, ‘belajar’nya nanti sore aja, deh.

Sambil nonton tidak berarti dia tidak belajar. Kebetulan di videonya, Kevin&Karyn (those lucky children), pergi ke negara2 lain-Cina, Singapore, Italia, dll. Latar belakangnya kebanyakan musim dingin/semi. Waktu Kevin sedang nyanyi di Greatwall, Joel langsung komen, “Lagi musim dingin, ya.” Saya tanya kenapa dia bilang gitu, dia jawab karena pohon2nya kering, tidak ada daun. Saya bilang, mungkin lagi musim dingin, mungkin juga lagi musim gugur. Lalu saya ceritakan pengalaman saya waktu ke Beijing, dan ke Greatwall pada musim dingin. Dan, dia pun tanya, kenapa dia tidak diajak… hehehehee. Dia sangat ingin melihat salju.. padahal saya juga belum pernah lihat salju secara langsung.

Hari-hari ini Joel sangat tertarik dengan negara2 lain. Inflattable globe (berbentuk mainan bola), peta yang ada di agenda2, selalu menarik perhatiannya saat ini. Dia sangat tertarik dengan konsep 4 musim di negara subtropis, dia sangat ingin tahu apa yang terjadi di kutub utara dan kutub selatan, apakah waktu musim semi di kutub selatan pinguinnya merasa senang – karena saya cerita, orang2 di negara 4 musim sangat senang dengan datangnya musim semi, bahkan ada perayaannya, dll.

Ada juga masa2 dia sangat terobsesi pada USA. Beberapa minggu lalu dia minta saya perlihatkan (setengah memaksa) gambar2 Greenland, Canada, Brazil, Hawaii, dll. Maka, saya pun harus memangku dia dan minta bantuan Google mencarikan gambar2 negara2 ini buat dia. Dia juga minta diperlihatkan benderanya. Belum lagi dia ingin melihat foto orang Eskimo (Innuit) dan igloo-nya.

Pernah juga dia bertanya tentang hantu, ttg kematian – katanya anak umur 4 tahun sangat tertarik dengan hal ini- juga bertanya tentang Tuhannya, tentang Yusuf, tentang Ayub, tentang 10 perintah Allah, dll.

Kadang, Joel minta belajar setelah bangun sore. Kadang menjelang tidur minta ‘belajar’, mau tulis-tulis, mau mewarnai, dll.

Jadi… kalau seorang ibu bekerja dari pukul 08.00-17.00; yang berarti meninggalkan rumah minimal satu jam sebelumnya dan berada di rumah paling cepat satu jam sesudahnya, apakah pemfasilitasan memenuhi rasa ingin tahu si kecil ini bisa tetap jalan? Kalau bisa.. tentunya homeschool bisa jalan dengan sukses.

Kadang saya punya tugas yang harus dikerjakan, kadang saya juga mengambil freelance project, yang untungnya bisa dikerjakan dari rumah. Jika si kecil merasa agak tersisihkan, dia akan berdemo minta perhatian dan mengacau konsentrasi mamanya. Tapi, bisa saya pastikan, semua rasa ingin tahunya, kecintaannya akan belajar, tidak jadi padam karena dibatasi oleh orang dewasa.

Jadi, bisakah ibu bekerja sambil menghomeschool anaknya. Rasanya sih bisa. Saya yakin, tiap pilihan ada konsekuensinya, ada kesulitannya masing-masing. Dan, mungkin untuk anak-anak mulai usia pra-remaja, ibu bisa bekerja sepenuh waktu tanpa kesulitan yang cukup berarti, asal anak sudah dilatih untuk mencapai target, dan ada kesepakatan bersama tentunya.

Bulan depan Joel akan berumur 4 tahun, dan ia sangat excited menunggu datangnya tanggal 30 April. Dengan sukacita ia berkata, “Sebentar lagi Joel umur 4.” Tapi, hampir setiap pagi setelah bangun, ia melihat kalendernya dan bertanya, “Masih Maret ya, Ma?” lalu dia mengeluh, “Kok lama sih Aprilnya.”

Lagi-lagi Mama harus pintar-pintar menjawab.

Unit Studies: Belajar Art, Language, Math, Science, Bible Sekaligus

Hai.

Setelah Introduction: Creation, dan unit 1: Sun, sekarang kita masuk unit ke-2: Moon.

Sejauh ini saya masih melakukannya dengan longgar, karena lagi banyak kerjaan. Pelajaran yang harusnya kelar 2 minggu, udah 1 1/2 bulan dijalani :D . Tapi tidak berarti tidak belajar setiap hari. Sambil Mama kerja di depan komputer, Joel mewarnai atau bolak-balik buku aktivitas matahari & bulan, sambil sekali-kali (banyak kali ding) menyela, “Ma, ini gimana?” “Ma, ini apa?” Atau kalau dia dah bosen, ya dia kembali lagi dengan mobil2an diecast kesayangannya.

Menurut saya, pendekatan unit study ini menarik sekali. Membuat anak (dan ortu) bisa memahami sesuatu dengan lebih menyeluruh. Seperti saat kami belajar matahari (pelajaran 1), selain belajar tentang fakta2 matahari, kita juga belajar bahasa (huruf S-Sun), sound discrimination (semua benda yang huruf depannya pake S), matematika sambil belajar gambar dan mewarnai. Asyik sekali.

Untuk science, kita bikin raisin. Sayang matahari lagi malu-malu, sembunyi di balik awan terus. Udah beberapa minggu ini belum kering2 juga anggurnya :D hheheheeh.

Harusnya saya dulu juga belajar pake model gini yaaaa… :D Jadi iri ama anak-anak sekarang.

Untuk science, saya mencatat: harus berhati-hati dalam memilih fakta yang ingin kita sampaikan ke anak balita. Jika kita menganut Penciptaan.. tentunya kita akan menghindari teori Big Bang, Darwin, dll (menunggu fondasinya mantap). Begitu juga sebaliknya. Beberapa sumber seperti Disney adalah pro-Darwinian – ada gambar manusia purba (gambarnya monyet banget), saya katakan kepada dia, ini gambar monyet besar. Sungguh tidak baik mengkhianati pengertiannya bahwa Tuhan menciptakan manusia pada hari ke-6 serupa gambaranNya :) . Mmm… dia hapal lho urut2an penciptaan… luar biasa memang memori anak kecil.

Mengisi Hari-hari si Preschooler

Beberapa kali saya ditanya tentang bagaimana memulai homeschool. Dan, bagaimana untuk preschooler?

Kalau saya, pertama saya google semua informasi yang bisa saya dapatkan dari net. Lalu saya juga menghubungi para provider kurikulum meminta dikirimi katalog2 gratis. Setelah itu saya pelajari satu per satu sambil mencocokkan dengan budget.

Untuk preschool sebenarnya banyak bahan gratis di internet, bahkan untuk tingkat yang lebih tinggi sekali pun. Sebelumnya ortu harus tahu parameter/scope & sequence/skill list untuk anak2 usia ini. Tapi, tentu saja tiap anak berbeda, parameter itu hanya jadi semacam panduan. Daftar kemampuan apa saja yang sudah harus dicapai anak ini bisa didapat antara lain di buku yang memuat daftar : Slow and Steady Get Me Ready, terbitan Primamedia Pustaka (grup Gramedia), atau di internet, banyak kok.

Sebelum mulai menggunakan kurikulum jadi (tidak perlu bikin lesson plan, ada teacher manualnya), saya bisa menghabiskan waktu sampai 3-4 jam tiap malam, mencari bahan-bahan gratisan. Masukkan keyword ini di Google untuk mencari: (free) printable worksheet. Situs2 yang sering saya kunjungi:
- http://www.enchantedlearning.com/
- http://www.kidzone.ws/
- http://www.abcteach.com/
- http://www.tlsbooks.com/
dan banyak lagi…. silakan klik sendiri, aaand… have fun :)

Atau kalau ada budget, boleh juga beli buku2 lembar kerja yang banyak tersedia di toko buku. Saya punya beberapa dari Grasindo. Erlangga for Kids kayaknya juga lumayan, tapi harganya tidak murah :)

Dua situs di bawah ini menyediakan kurikulum gratis yang cukup lengkap. Tentunya usaha yang diperlukan lebih besar ketimbang yang berbayar. Paling tidak kita harus keluar kertas dan tinta printer sendiri.
1. http://www.letteroftheweek.com/
dibagi 5 kategori, dari Nursery – Primary :)
2. http://www.hubbardscupboard.org/
early childhood education – dari infant – kindergarten

Mau beli kurikulum tapi budget terbatas?
Di http://www.shirleys-preschool-activities.com/, seorang ibu bernama Shirley Erwee asal Afrika Selatan merancang sendiri kurikulum preschool ini, bisa dibeli dalam bentuk digital (ebook) US$22.00, atau cetakan (harga sama + ongkos kirim). Di webnya ada juga bbrp bahan yg bisa didownload gratis.

Ide ini mungkin bisa ditiru, patungan membeli kurikulum preschool lalu memperbanyaknya dengan fotokopi/scanner.

Untuk anak yang suka pelajaran interaktif, ada sebuah kurikulum online – menggunakan internet- dengan biaya terjangkau, http://www.time4learning.com/, mulai dari preschool, biaya $19.95 /bulan dengan tambahan biaya internet tentunya.

FYI, web satu ini juga memuat informasi yang cukup komprehensif untuk yang ingin memulai homeschool bersama anak-anak usia dini: http://www.early-years-homeschool.com, milik Indira Genowati, orang Indonesia yang tinggal di Amrik dan menghomeschool anaknya yang masih kecil2.

Semoga bermanfaat.

Free Planner

Sebuah planner/organizer akan sangat membantu buat ortu dalam menjalankan homeschool.

Jika kita meng-google kata: “calendar generator”, seabrek pilihan akan muncul. Dari yang benar-benar gratis (langsung keluar 12 bulan sekaligus) atau yang gratisnya untuk bulan itu saja.

Ada tiga link yang saya coba:
1. Incompetech –> totally free, file PDF, bisa tampilkan urutan minggu dan urutan hari, ada credit title di bawah
2. Calendars That Work –> gratis terbatas, file DOC, event2 bisa dikustomisasi
3. Somacon –> free, file PDF, bisa kasih event juga