the school

Unit Leaf

Three units ago, we did some fun science projects with leaves. And what I love most from MFW is how they integrate Bible values in it, in science particularly! The topic of this lesson is: “I will live and grow in Jesus.”

I picked a leaf from some trees, one from each kind and let them dry. In a few days ahead, we observed that those leaves went shrink. We learnt that if a leaf leaves its tree, it will shrink-shrink-shrink. That’s going to be happened when we don’t live in Jesus, the Tree of life.

here’s a sunday school song to remind your child:
Read your Bible, pray every day, pray every day
Read your Bible, pray every day
And you’ll grow grow grow

And you’ll grow grow grow 2x

Read your Bible, pray every day
And you’ll grow grow grow

and now change the lyrics:

Neglect your Bible, forget to pray, forget to pray
Neglect your Bible, forget to pray
And you’ll shrink shrink shrink

And you’ll shrink shrink shrink 2x

Neglect your Bible, forget to pray
And you’ll shrink shrink shrink

We had our lesson under a young rambutan tree. Rambutan is a tropical plant, its fruit has hairy skin, and vary in color, from burgundy, orange to lemon green.

bookofleaves Then, we made a book. Book of Leaves. Joel picked leaves by himself. Carefully (with little help from me) he traced the outline. After that, he colored inside the leaf outline and I helped him write down the name of each tree on the paper. There was a tree I don’t even know its name, shame on me - and I proudly call my self Indonesian, LOL. We call it Pohon Depan Rumah (front yard tree). Seemed that I have to get a set of indonesian plants encyclopedia when it’s possible.

And, this is our book. Nice, eh?

 

Latest Progress

flashcard

Kami sudah di unit ke-6. Hari ini kami belajar tentang Turtle - keluarga penyu/kura-kura. Ada tiga jenis yang saya kenal di Indonesia: kura-kura (tortoise), penyu (sea turtles), bulus (freshwater turtles).

Jika di Indonesia kita cenderung menggolongkan reptil ini sebagai kura-kura (baru nanti diteliti lebih lanjut - kura-kura atau penyu ya?) maka penutur bahasa Inggris cenderung menyebut makhluk2 ini sebagai turtles (penyu).

Sebenarnya, sejak masuk kehamilan trimester ke-3, saya sering kena penyakit malas, pengennya bersantai-santai. Baca buku sambil baring, atau jalan-jalan cari keperluan bayi.

Tapi Joelnya sering menagih belajar, ‘Ayo, Ma, belajar, pake My Father’s World.’ Soalnya, kalo lagi males dan ngantuk, saya sering sodorkan dia buku mewarnai atau lembar-lembar kerja yang bisa dia kerjakan tanpa perlu banyak persiapan dari saya.

Sementara untuk MFW, seperti pelajaran kura-kura tadi, saya harus ‘belajar’ dulu biar bisa cerita. Juga harus siapin bahan-bahan untuk science project. MFW memang memberikan porsi yang cukup untuk hands-on (pekerjaan tangan/prakarya). Mmm.. besok kami akan membuat kura-kura dari piring/mangkok kertas/styrofoam.

O ya, Joel sudah mulai bisa menggunting bentuk-bentuk lurus.

Joel sudah memeriksa teacher manual saya, dan dia hafal urutan pelajaran sampai lesson#11 (Insect), hebat kan. Begitulah kalau anak lebih antusias dibanding mamanya.

Semoga kamu tetap ’suka’ belajar ya, Nak.

Belajar Geografi

geography Geografi memang jadi salah satu minat Joel. Selain sering minta ditunjukin foto-foto negara-negara yang dia lihat di bola globenya, dia juga ingin tahu apakah negara itu kering (Afrika khususnya). Ini gara-gara saya cerita tentang anak-anak Ethiopia yang kelaparan - supaya dia menghargai berkat Tuhan.

Lalu saya ketemu buku ini di Globat Art, tempat Joel les gambar. Dapat diskon 15% untuk member. Terbitan Erlangga, sebuah buku atlas dengan enam lembar halaman stiker keunikan-keunikan tiap benua. Cukup menarik bukunya, lagian jika semua sticker sudah tertempel, buku ini akan jadi semacam ensiklopedia yang bisa dipakai sampai nanti - bahkan oleh orang dewasa.

Judulnya: Atlas Stiker Dunia, Erlangga 2008. Harga Rp 48.000. Pesan di tokobuku online biasanya dapat diskon 15%.

Tadi kami juga melakukan kegiatan lain dengan globe dan senter. Sekarang Joel bisa melihat sendiri jika bagian timur bumi sedang menghadap matahari, maka Amerika gelap, dan begitu sebaliknya.

Music & Art

artMusik dan seni itu juga penting lho. Jangan lupa berikan kesempatan anak untuk eksplor.

Sejak Desember 2007, Joel ikut les di Global Art. Lumayan, memberinya kesempatan berinteraksi dengan anak lain yang juga rata-rata tidak sebaya. Saya lihat perkembangan motorik halusnya banyak kemajuan. Mewarnai sudah jauh lebih rapi, bisa kontrol pensil dengan lebih baik waktu menulis.

masterpiece

Suatu hari di rumah, dia ingin ‘melukis’. Dan inilah hasil karyanya, a masterpiece from a 3 years old.

Musik juga perlu dan penting, mengingat di Indonesia apresiasi seni masih amat kurang. Buktinya ya, pengalaman saya sendiri selama bersekolah.. pelajaran kesenian itu masuk kategori ‘tidak penting dan tidak menentukan’. Tidak ada kurikulum serius tentang seni di negara kita. Kalau mau belajar tentang seni, harus les. Sementara di kurikulum homeschool yang saya pakai, dari usia TK sudah diberikan pengenalan musik klasik, juga teknik2 menggambar yang semuanya akan mulai diseriusi pas kelas 1/grade 1.

musicNah, inilah Joel bersama keyboard Yamaha PSR-350 kami yang sudah uzur. Saya sendiri belajar otodidak waktu SMP - seperti dapat enlightment waktu itu. Karena tidak pernah kursus musik sama sekali, ya akhirnya pasti mentok, dan saya ingin nanti Joel bisa belajar di tempat kursus musik yang baik - alat musik apa saja, dari piano - drum. Sekarang yang bisa saya lakukan hanya mengajarinya peka musik, buktinya dia selalu bisa menyanyi tanpa meleset dari tonenya alias tidak fals.

Yuk nyanyi!

Bermain (Sambil Belajar) Dengan Globe

joel&globeBeberapa waktu lalu saya sibuk cari globe. Tiap kali ke Gramedia atau toko buku saya sempetin liat harganya. Harganya cukup menyesakkan dada, yang ukuran mini Rp 75.000. Padahal seingat saya, dulu waktu masih sering ngebis, pernah ada penjual asongan yang menawarkan bola bentuk globe2 dengan harga berkisar 5.000-10.000. Di Tangerang sini saya belum pernah lihat. Ada teman yang menyarankan pake Google Earth, namun… kuota internet yang mepet membuat proses ini tidak akan ekonomis.

Kenapa saya jadi sibuk cari globe gara2nya pada suatu waktu Joel begitu terobsesi sama yang namanya Amerika. Bangun tidur tanya saya, “Ma, Amerika biasanya di mana ya?” Atau… “Di Amerika sudah malam belum?” Dia bisa tanya begini2 karena dia tahu sedikit fakta tentang pagi dan malam. Bahwa jika matahari lagi ‘mampir’ di Indonesia pada pagi hari, berarti di Eropa masih gelap, di Amerika sudah mulai malam.. gitu2 deh… Waktu itu saya belum terlalu menjelaskan tentang bumi yang berevolusi dan berotasi. Masih penjelasan ala kadarnya. Lalu, dua sepupunya yang tinggal di US, Joshua dan Josiah datang berkunjung ke rumah. Wah, Joel tambah pengen tahu tentang Amerika.

Kemudian, pas kurikulum yang kita pake juga mempelajari tentang matahari dan bulan; yang menganjurkan kita bereksperimen dengan globe. Akhirnya saya mulai menegakan hati untuk rela membeli globe seharga lebih dari Rp 250.000.

Tapi Tuhan baik.. Dia tahu.. untuk belajar tidak perlu mahal, pintar tidak harus mahal. Saya menemukan sebuah globe di tumpukan mainan bola di Carrefour. Bentuknya jelas bola, bisa membal. Harganya 10rb-an… dan ternyata sampai di kasir dapet potongan lagi hingga harganya tinggal 8rb-an saja. Kualitas bola cukup baik lho, kulitnya tebal… pasti lebih baik dr yang dijual abang2 asongan. Ada tulisan buatan China dalam tiga bahasa, Inggris, Spanyol dan Prancis. :)

joel&chinaMaka bola ini pun jadi salah satu alat bantu belajar Joel. Karena sifat membalnya, saya jadi punya ide mengajaknya main lempar tangkap bola dan menyebutkan nama negara yang dia lihat pas dia menangkap bola. Senang rasanya pas mulut kecilnya menjawab: “Brazil!” atau “Indonesia” atau “China” - seperti foto ini- setelah dia berhasil menangkap bolanya. Motorik kasar dilatih, kemampuan baca terasah, geografi juga dapet :)

Memang belajar ga perlu mahal kok ya….

Unit Studies: Belajar Art, Language, Math, Science, Bible Sekaligus

Hai.

Setelah Introduction: Creation, dan unit 1: Sun, sekarang kita masuk unit ke-2: Moon.

Sejauh ini saya masih melakukannya dengan longgar, karena lagi banyak kerjaan. Pelajaran yang harusnya kelar 2 minggu, udah 1 1/2 bulan dijalani :D. Tapi tidak berarti tidak belajar setiap hari. Sambil Mama kerja di depan komputer, Joel mewarnai atau bolak-balik buku aktivitas matahari & bulan, sambil sekali-kali (banyak kali ding) menyela, “Ma, ini gimana?” “Ma, ini apa?” Atau kalau dia dah bosen, ya dia kembali lagi dengan mobil2an diecast kesayangannya.

Menurut saya, pendekatan unit study ini menarik sekali. Membuat anak (dan ortu) bisa memahami sesuatu dengan lebih menyeluruh. Seperti saat kami belajar matahari (pelajaran 1), selain belajar tentang fakta2 matahari, kita juga belajar bahasa (huruf S-Sun), sound discrimination (semua benda yang huruf depannya pake S), matematika sambil belajar gambar dan mewarnai. Asyik sekali.

Untuk science, kita bikin raisin. Sayang matahari lagi malu-malu, sembunyi di balik awan terus. Udah beberapa minggu ini belum kering2 juga anggurnya :D hheheheeh.

Harusnya saya dulu juga belajar pake model gini yaaaa… :D Jadi iri ama anak-anak sekarang.

Untuk science, saya mencatat: harus berhati-hati dalam memilih fakta yang ingin kita sampaikan ke anak balita. Jika kita menganut Penciptaan.. tentunya kita akan menghindari teori Big Bang, Darwin, dll (menunggu fondasinya mantap). Begitu juga sebaliknya. Beberapa sumber seperti Disney adalah pro-Darwinian - ada gambar manusia purba (gambarnya monyet banget), saya katakan kepada dia, ini gambar monyet besar. Sungguh tidak baik mengkhianati pengertiannya bahwa Tuhan menciptakan manusia pada hari ke-6 serupa gambaranNya :). Mmm… dia hapal lho urut2an penciptaan… luar biasa memang memori anak kecil.

Creation Project

Habis liburan panjang ke Jawa Tengah (Salatiga-Solo-Yogya), akhirnya kembalilah kita ke Gading Serpong, ke rumah tercinta.

Sekarang, kurikulum MFW-nya sudah bisa dipakai. Sebelum libur, saya sudah mempersiapkan bahan/materi untuk proyek pertama.

Sebagai pendahuluan atas ke-26 pelajaran lain, MFW Kindergarten ini mengajak belajar tentang Penciptaan (Creation) yang diambil dari .. Alkitab (satu-satunya sumber yang kami percaya, hehehe). Jadi, selama 7 hari kami melakukan kegiatan yang berhubungan dengan itu.

Yang hendak dicapai dalam pelajaran ini adalah konsep urutan: pertama, kedua, ketiga, dst. Ada pelajaran membaca juga, yaitu pengenalan alfabet, yang dilakukan sambil menyanyikan lagu ABC dan game sederhana.

Sayangnya hari ke-2 Joel sudah bosan dengan pelajaran ABC-nya.. karena dia sudah bisa membaca sambil mengeja (phonic). Jadinya, kami hanya menuntaskan Creation Project saja, membuat poster dan buku.

Materi:
- Alkitab, saya tambahkan juga dari Kabar Ceria terbitan LAI yang penuh dengan ilustrasi dan bahasa Indonesia yang mudah dimengerti anak-anak
- kertas HVS - lebih tebal lebih baik
- kertas asturo
- kertas bufallo warna warni
- kertas origami warna warni
- gunting, lem
- pensil warna

poster-creation-projectTugas anak menggunting angka-angka di lembar kerja dan mewarnai gambar2 di dalamnya. Lalu menempelnya di sebuah kertas.

Hari ke-7 kosong, karena Tuhan selesai mencipta dan beristirahat pada hari itu. Joel sangat terkesan dengan hari ke-7 yang kosong ini, dia selalu mengulang-ulang, “Tuhan kasih tahu, kita harus istirahat.”

book-creation-project

Waktunya berkreasi bebas. Tiap hari satu karya seni ini dibuat :) Selesai berkarya, diberi caption. Nanti ke-7 gambar ini dijilid, dibuat semacam buku. Saya sangat excited dan antusias menyiapkan gambar2 untuk ditempel ini. Menyenangkan juga bekerja dengan tangan lagi, maklum selama ini selalu bekerja dengan komputer :)

Saya juga jadi hafal urutan2 penciptaan. Hehehe…