Mama Cuti Melahirkan

Punya adik bayi tidak berarti Joel berhenti belajar. Walau Mama mengambil ‘cuti’ satu bulan, tapi ternyata Joel tak bisa berhenti belajar.

Ada satu pelajaran penting dengan punya adik ini. Joel belajar bagaimana berbagi Mama. Jelas sekali dia ’struggling’ di hari-hari pertama. Pasti rasanya tidak rela melihat Mama yang tadinya hampir selalu available 24 jam buat dia, sekarang harus dibagi dengan adik, yang menyusu hampir tiap tiga jam sekali, belum lagi kalau adiknya nangis, pipis, pup atau bosan… Joel belajar dan menurut kami dia cukup sukses menangani kecemburuannya.

Untuk pelajaran secara akademis…. awalnya dia sering menagih melanjutkan pelajarannya dengan MFW. Tapi karena rasanya mustahil bisa melakukannya, saya menyerah.. maklum saya masih belum terampil membagi diri untuk dua orang anak + satu asisten (baca: PRT) yang alih-alih membantu malah bikin tambah banyak pikiran.. hehehe. Untung Papa sangat membantu, dengan memandikan Chloe setiap pagi sebelum ngantor.

Lalu bagaimana?

Ternyata Joel bisa belajar sendiri. Menyalakan desktop PC, memasukkan password, connect ke internet lewat modem 3G, menyalakan browser firefox, masuk ke Google Images dan mencari gambar yang dia ingin lihat. Kegiatan ini dia sebut: ‘Lihat-lihat”

Awalnya google digunakannya untuk melihat landmark negara2 yang dia ketahui dari buku atlas Erlangganya. Lalu, dia mulai mencari segala sesuatu dengan Google! Termasuk tokoh-tokoh Alkitab yang dia kenal lewat buku ceritanya, misal: Anak perempuan Yairus, Rut, Yunus, dll. Hehehehe. Lalu jika Google menampilkan hasil yang beda dengan maunya dia, dia akan mengklaim bahwa Google salah :D Haduhhh…

Joel Has a Sister

@28 Mei 2008, just an hour and so after the midnight, we rushed to hospital. Mom’s water was broken. Together with sleepy-Joel, drove along the road to Pantai Indah Kapuk.

About eight hours, (5 hrs in the labor room), our new baby girl was saying hello to the world.

Jokebedh Chloe Adiwijaya (baby Chloe) came around to cheer up our days. Joel has a sister now!

Further story and picture of Chloe: here and here.

Aesop’s Fables: Free Download

Sebagian besar dari kita tentunya sudah tidak asing dengan dongeng-dongeng binatang seperti kura-kura yang mengalahkan kelinci di lomba lari, belalang yang malas, kura-kura yang diterbangkan bangau, angin utara dan matahari, dll.

Nah, dongeng-dongeng ini konon dituturkan oleh Aesop pronunciation (tulisan aslinya: Æsop), seorang budak yang hidup pada tahun 620–560 SM, jaman Yunani Kuno. *sumber dari Wikipedia*

Ciri khas dongeng-dongengnya adalah muatan moralnya. Mungkin dari sinilah muncul istilah: “Moral of the Story is….”. Pas googling, saya temukan blog berbahasa Indonesia yang menulis tentang Bapak Aesop ini: more about Aesop.

Dongeng-dongeng ini baik diceritakan kepada anak-anak, karena mereka bisa belajar tentang nilai-nilai kebaikan. Dengan catatan, sebagian cerita berlatar belakang mitologi Yunani, jadi jika hal ini menjadi pertimbangan, pilih-pilihlah ceritanya.

Beberapa waktu lalu saya mendownload teks-nya dari gutenberg. Lalu demi kenyamanan mata, kemudahan mencetak dan masalah ergonomis lainnya, saya pun menata kembali letaknya, kali ini pakai Microsoft Word saja, lalu dengan bantuan pdf converter seperti Primo PDF dijadikan sebuah file PDF.

Silakan jika ingin mendownload hasil kerja saya, harus dibuka dengan pdf reader (mis: Acrobat Reader). Ukurannya 2MB lebih. Demi menghindari pengkomersilan (padahal saya dapat teksnya gratis, saya bagi juga dengan gratis), maka saya membatasi akses file ini - tidak bisa copy-paste, hanya bisa diprint atau dibaca di monitor saja.

Download:
Aesopforchildren (screen)- 2MB
theaesopforchildren-printed - 3MB (resolusi cetak)

Jika ingin membaca online, beberapa website mendedikasikan diri untuk Aesop Fables ini.
1. http://aesopfables.com/
2. http://www.bartelby.org/17/1/
3. http://us.penguingroup.com/static/packages/us/yreaders/aesop/index.html
4. http://www.animatedaesopsfables.com/
5. http://www.gutenberg.org

My Catalogs Collection

To today, I still keep my obsession of collecting HS curriculum provider catalog from all over the world.

catalog

View my collection. There’re ten printed catalogs in this picture, but actually I have 14 from 8 providers, not including from Bob Jones University which have been shipped a week ago from US.

The very first catalog I received is Sonlight. ABeka came after, and the last to arrive is from Winter Promise Publishing which I adore so much for its beautiful vintage (or classic?) design.

I’ve got 2 copies of ABeka’s, 3 of AOP’s, 5 of MFW’s and 1 copy for each of the rest. The most informative I found, was ABeka. 1st edition of Sonlight’s I got, left me confuse and dizzier as a HS beginner, but in the last edition they had redesign the way they present information, much-much better now.

There are four other catalogs more, from Laurel Springs, Griggs (Adventist/LDS), Australian Christian Academy (ACE schooling service from Austalia) and from Math-U-See. They’re just not available when picture was taken :).

Note: Math-U-See is a great math curriculum. I order this catalog directly from their representation in Australia, a very interesting demo CD was included.

Unit Leaf

Three units ago, we did some fun science projects with leaves. And what I love most from MFW is how they integrate Bible values in it, in science particularly! The topic of this lesson is: “I will live and grow in Jesus.”

I picked a leaf from some trees, one from each kind and let them dry. In a few days ahead, we observed that those leaves went shrink. We learnt that if a leaf leaves its tree, it will shrink-shrink-shrink. That’s going to be happened when we don’t live in Jesus, the Tree of life.

here’s a sunday school song to remind your child:
Read your Bible, pray every day, pray every day
Read your Bible, pray every day
And you’ll grow grow grow

And you’ll grow grow grow 2x

Read your Bible, pray every day
And you’ll grow grow grow

and now change the lyrics:

Neglect your Bible, forget to pray, forget to pray
Neglect your Bible, forget to pray
And you’ll shrink shrink shrink

And you’ll shrink shrink shrink 2x

Neglect your Bible, forget to pray
And you’ll shrink shrink shrink

We had our lesson under a young rambutan tree. Rambutan is a tropical plant, its fruit has hairy skin, and vary in color, from burgundy, orange to lemon green.

bookofleaves Then, we made a book. Book of Leaves. Joel picked leaves by himself. Carefully (with little help from me) he traced the outline. After that, he colored inside the leaf outline and I helped him write down the name of each tree on the paper. There was a tree I don’t even know its name, shame on me - and I proudly call my self Indonesian, LOL. We call it Pohon Depan Rumah (front yard tree). Seemed that I have to get a set of indonesian plants encyclopedia when it’s possible.

And, this is our book. Nice, eh?

 

Latest Progress

flashcard

Kami sudah di unit ke-6. Hari ini kami belajar tentang Turtle - keluarga penyu/kura-kura. Ada tiga jenis yang saya kenal di Indonesia: kura-kura (tortoise), penyu (sea turtles), bulus (freshwater turtles).

Jika di Indonesia kita cenderung menggolongkan reptil ini sebagai kura-kura (baru nanti diteliti lebih lanjut - kura-kura atau penyu ya?) maka penutur bahasa Inggris cenderung menyebut makhluk2 ini sebagai turtles (penyu).

Sebenarnya, sejak masuk kehamilan trimester ke-3, saya sering kena penyakit malas, pengennya bersantai-santai. Baca buku sambil baring, atau jalan-jalan cari keperluan bayi.

Tapi Joelnya sering menagih belajar, ‘Ayo, Ma, belajar, pake My Father’s World.’ Soalnya, kalo lagi males dan ngantuk, saya sering sodorkan dia buku mewarnai atau lembar-lembar kerja yang bisa dia kerjakan tanpa perlu banyak persiapan dari saya.

Sementara untuk MFW, seperti pelajaran kura-kura tadi, saya harus ‘belajar’ dulu biar bisa cerita. Juga harus siapin bahan-bahan untuk science project. MFW memang memberikan porsi yang cukup untuk hands-on (pekerjaan tangan/prakarya). Mmm.. besok kami akan membuat kura-kura dari piring/mangkok kertas/styrofoam.

O ya, Joel sudah mulai bisa menggunting bentuk-bentuk lurus.

Joel sudah memeriksa teacher manual saya, dan dia hafal urutan pelajaran sampai lesson#11 (Insect), hebat kan. Begitulah kalau anak lebih antusias dibanding mamanya.

Semoga kamu tetap ’suka’ belajar ya, Nak.

Belajar Geografi

geography Geografi memang jadi salah satu minat Joel. Selain sering minta ditunjukin foto-foto negara-negara yang dia lihat di bola globenya, dia juga ingin tahu apakah negara itu kering (Afrika khususnya). Ini gara-gara saya cerita tentang anak-anak Ethiopia yang kelaparan - supaya dia menghargai berkat Tuhan.

Lalu saya ketemu buku ini di Globat Art, tempat Joel les gambar. Dapat diskon 15% untuk member. Terbitan Erlangga, sebuah buku atlas dengan enam lembar halaman stiker keunikan-keunikan tiap benua. Cukup menarik bukunya, lagian jika semua sticker sudah tertempel, buku ini akan jadi semacam ensiklopedia yang bisa dipakai sampai nanti - bahkan oleh orang dewasa.

Judulnya: Atlas Stiker Dunia, Erlangga 2008. Harga Rp 48.000. Pesan di tokobuku online biasanya dapat diskon 15%.

Tadi kami juga melakukan kegiatan lain dengan globe dan senter. Sekarang Joel bisa melihat sendiri jika bagian timur bumi sedang menghadap matahari, maka Amerika gelap, dan begitu sebaliknya.

Music & Art

artMusik dan seni itu juga penting lho. Jangan lupa berikan kesempatan anak untuk eksplor.

Sejak Desember 2007, Joel ikut les di Global Art. Lumayan, memberinya kesempatan berinteraksi dengan anak lain yang juga rata-rata tidak sebaya. Saya lihat perkembangan motorik halusnya banyak kemajuan. Mewarnai sudah jauh lebih rapi, bisa kontrol pensil dengan lebih baik waktu menulis.

masterpiece

Suatu hari di rumah, dia ingin ‘melukis’. Dan inilah hasil karyanya, a masterpiece from a 3 years old.

Musik juga perlu dan penting, mengingat di Indonesia apresiasi seni masih amat kurang. Buktinya ya, pengalaman saya sendiri selama bersekolah.. pelajaran kesenian itu masuk kategori ‘tidak penting dan tidak menentukan’. Tidak ada kurikulum serius tentang seni di negara kita. Kalau mau belajar tentang seni, harus les. Sementara di kurikulum homeschool yang saya pakai, dari usia TK sudah diberikan pengenalan musik klasik, juga teknik2 menggambar yang semuanya akan mulai diseriusi pas kelas 1/grade 1.

musicNah, inilah Joel bersama keyboard Yamaha PSR-350 kami yang sudah uzur. Saya sendiri belajar otodidak waktu SMP - seperti dapat enlightment waktu itu. Karena tidak pernah kursus musik sama sekali, ya akhirnya pasti mentok, dan saya ingin nanti Joel bisa belajar di tempat kursus musik yang baik - alat musik apa saja, dari piano - drum. Sekarang yang bisa saya lakukan hanya mengajarinya peka musik, buktinya dia selalu bisa menyanyi tanpa meleset dari tonenya alias tidak fals.

Yuk nyanyi!

Matematika

Matematika yang jadi momok buat sebagian orang (baca: anak) sebenarnya bisa dipelajari secara natural dan terintegrasi dengan hal-hal lain.

Bayangkan hidup tanpa memiliki dasar-dasar matematika. Pasti bakal sering dibohongi orang lain, karena tidak bisa berhitung. Berpikir logis pun jadi sulit.

Kami (Joel dan mama) melakukan kegiatan matematika secara alami saja. Awalnya yang diperkenalkan adalah konsep klasifikasi. Juga mengenali pola. Juga tentang kuantitas: besar, kecil, banyak, sedikit, dan seterusnya.

Untuk anak prasekolah, berdasarkan pengalaman pribadi, lebih mudah mengajaknya memahami matematika melalui kegiatan sehari-hari.

Saya memulainya dengan bagian tubuhnya. Ada berapa mata Joel? Berapa hidung Joel? Ada berapa jari tanganmu, dll. Kami juga belajar matematika dengan lagu: Ten Little Indian Boys, One Two Buckle Your Shoes, Nama-nama Hari, Satu Dua Tiga Empat, dst.

Konsep penjumlahan, pengurangan sederhana, lebih mudah diajarkan dengan menggunakan ‘alat peraga’, bisa dengan biskuit yang dia makan, tusuk gigi, dll. Tabel juga bisa membantu anak belajar secara visual tentang konsep puluhan/ratusan.

Hampir tiap hari Joel mengisi tanggal di kalender ‘blank’-nya. Saya mendownloadnya dari sini, dan memodifikasinya sendiri, dihias dengan gambar-gambar lucu. Lebih mudah baginya belajar tentang tanggal dengan cara ini. Kadang dia lebih ingat dari saya tanggal berapa hari ini :).

Lalu, kalau selesai ‘belajar’ Joel mengisi juga 100 chart-nya. Tabel ini membantu untuk pengenalan konsep desimal. Tabel ini bisa dibuat sendiri dengan spreadsheet/word processor apa saja, atau digambar sendiri. Buat tabel 10×10, cukup besar untuk ditulisi. Anak bisa mengisinya setiap belajar. Tiap mengisi, dia akan dapat hadiah, sebuah sedotan/sendok es krim/atau apa saja yang kalau sudah berjumlah sepuluh, akan diikat.

Metode ini terbukti lebih efektif, ada proses visual (melihat tabel & hadiahnya), proses kinetik (menulis). Waktu menulis angka 7, Joel dengan mudah tahu - dari tabel yang masih kosong, agar sedotan2nya bisa diikat, dia harus menambah tiga sedotan lagi. Juga dia tahu satu ikatan (10) ditambah lima sedotan - kondisi saat ini- adalah lima belas.

Saya kurang tahu apakah proses berpikir logis yang dia dapat dari pelajaran2 sederhana ini yang membuatnya berkata kepada saya, “Ma, nanti kalau bulan Juni, gusi Mama tidak berdarah lagi, ya?”

Mau tahu kenapa dia bilang begitu? Karena dia melihat kalau saya gosok gigi, hampir selalu gusi saya berdarah; saya sedang hamil dan akan melahirkan adiknya bulan Juni nanti. Jadi, begitulah dia berpikir. Cukup logis kan?

Homeschooling dan Ibu Bekerja

Barusan saya ditanya tentang mungkinkah melakukan homeschool, sementara ibu tetap bekerja.

Jawabannya susah-susah gampang menurut saya. Tapi mari melihat kondisi saya sehari-hari.

Setelah antar Papa ke kantor, kami akan belajar bersama (tergantung Mama ada kerjaan mendesak atau tidak). Dia tidak pernah menolak, bahkan inisiatif ini kebanyakan datang dari dia. “Yuk, belajar, Ma!” karena kadang-kadang terus terang saya masih ngantuk karena tidur kemalaman - biasanya karena lagi ada proyek.

Tapi pagi ini, Joel ingin nonton VCD karaoke Kevin&Karyn yang sudah lebih dari tiga bulan tidak dia tonton. Padahal, semalam saya sudah siapin untuk bahan hari ini - saat ini kami sedang di unit Apple; kami menggunakan My Father’s World Kindergarten sebagai pedoman kegiatan belajar. Ya sudah, ‘belajar’nya nanti sore aja, deh.

Sambil nonton tidak berarti dia tidak belajar. Kebetulan di videonya, Kevin&Karyn (those lucky children), pergi ke negara2 lain-Cina, Singapore, Italia, dll. Latar belakangnya kebanyakan musim dingin/semi. Waktu Kevin sedang nyanyi di Greatwall, Joel langsung komen, “Lagi musim dingin, ya.” Saya tanya kenapa dia bilang gitu, dia jawab karena pohon2nya kering, tidak ada daun. Saya bilang, mungkin lagi musim dingin, mungkin juga lagi musim gugur. Lalu saya ceritakan pengalaman saya waktu ke Beijing, dan ke Greatwall pada musim dingin. Dan, dia pun tanya, kenapa dia tidak diajak… hehehehee. Dia sangat ingin melihat salju.. padahal saya juga belum pernah lihat salju secara langsung.

Hari-hari ini Joel sangat tertarik dengan negara2 lain. Inflattable globe (berbentuk mainan bola), peta yang ada di agenda2, selalu menarik perhatiannya saat ini. Dia sangat tertarik dengan konsep 4 musim di negara subtropis, dia sangat ingin tahu apa yang terjadi di kutub utara dan kutub selatan, apakah waktu musim semi di kutub selatan pinguinnya merasa senang - karena saya cerita, orang2 di negara 4 musim sangat senang dengan datangnya musim semi, bahkan ada perayaannya, dll.

Ada juga masa2 dia sangat terobsesi pada USA. Beberapa minggu lalu dia minta saya perlihatkan (setengah memaksa) gambar2 Greenland, Canada, Brazil, Hawaii, dll. Maka, saya pun harus memangku dia dan minta bantuan Google mencarikan gambar2 negara2 ini buat dia. Dia juga minta diperlihatkan benderanya. Belum lagi dia ingin melihat foto orang Eskimo (Innuit) dan igloo-nya.

Pernah juga dia bertanya tentang hantu, ttg kematian - katanya anak umur 4 tahun sangat tertarik dengan hal ini- juga bertanya tentang Tuhannya, tentang Yusuf, tentang Ayub, tentang 10 perintah Allah, dll.

Kadang, Joel minta belajar setelah bangun sore. Kadang menjelang tidur minta ‘belajar’, mau tulis-tulis, mau mewarnai, dll.

Jadi… kalau seorang ibu bekerja dari pukul 08.00-17.00; yang berarti meninggalkan rumah minimal satu jam sebelumnya dan berada di rumah paling cepat satu jam sesudahnya, apakah pemfasilitasan memenuhi rasa ingin tahu si kecil ini bisa tetap jalan? Kalau bisa.. tentunya homeschool bisa jalan dengan sukses.

Kadang saya punya tugas yang harus dikerjakan, kadang saya juga mengambil freelance project, yang untungnya bisa dikerjakan dari rumah. Jika si kecil merasa agak tersisihkan, dia akan berdemo minta perhatian dan mengacau konsentrasi mamanya. Tapi, bisa saya pastikan, semua rasa ingin tahunya, kecintaannya akan belajar, tidak jadi padam karena dibatasi oleh orang dewasa.

Jadi, bisakah ibu bekerja sambil menghomeschool anaknya. Rasanya sih bisa. Saya yakin, tiap pilihan ada konsekuensinya, ada kesulitannya masing-masing. Dan, mungkin untuk anak-anak mulai usia pra-remaja, ibu bisa bekerja sepenuh waktu tanpa kesulitan yang cukup berarti, asal anak sudah dilatih untuk mencapai target, dan ada kesepakatan bersama tentunya.

Bulan depan Joel akan berumur 4 tahun, dan ia sangat excited menunggu datangnya tanggal 30 April. Dengan sukacita ia berkata, “Sebentar lagi Joel umur 4.” Tapi, hampir setiap pagi setelah bangun, ia melihat kalendernya dan bertanya, “Masih Maret ya, Ma?” lalu dia mengeluh, “Kok lama sih Aprilnya.”

Lagi-lagi Mama harus pintar-pintar menjawab.