Joel's  book recommendations, reviews, favorite quotes, book clubs, book trivia, book lists

Mengapa Kaki Unta Besoar dan Lebar?

Jaman dulu, waktu mobil dan kendaraan bermotor belum ditemukan, orang-orang bepergian dengan berjalan kaki atau mengendarai binatang yang cukup kuat berjalan jauh.

Unta misalnya. Makhluk satu ini sangat tangguh di medan berat seperti gurun. Bisa puasa makan dan minum berhari-hari berkat punuknya yang istimewa, dan bulu mata tebal nan lentik yang melindungi matanya dari debu-debu pasir. Selain itu, kakinya juga istimewa.

camel-foot

Lihat perbandingannya dengan kaki manusia dewasa di samping ini. Kaki unta besar sekali ya? *foto diambil dari sini*

Bentuk kaki seperti ini sangat menolong bagi saat berjalan di gurun pasir. Jika tidak begitu, kaki unta akan terus menerus terbenam dalam lautan pasir dan pasti sangat sulit berjalan dengan kondisi seperti itu.

Kami melakukan eksperimen kecil untuk melihat hal ini.

unta-kakikecil

Jika kaki unta kecil, maka kira-kira yang terjadi adalah seperti yang dialami pensil ini. Begitu dimasukkan ke dalam pasir, langsung terbenam ke dalam pasir yang lembut.

Namun berkat kaki lebarnya, unta bisa berjalan dengan mudah seperti pensil yang sudah dipasangi koin seperti ini:

unta-percobaan

“And so Abraham’s servant took ten camels and piled them high with treasures from Abraham’s house. When all was ready he took his men and set out for the land where Abraham was born.”

Pelayan Abraham (Eliezer) harus menempuh perjalanan tiga hari dari Bersheba ke Haran untuk mencarikan jodoh untuk Ishak. Eliezer ditemani oleh sepuluh ekor unta. Wah, bayangkan betapa hausnya unta-unta itu dan berapa galon air yang harus mereka minum, dan betapa capeknya Rebeka menimba air untuk memberi minum Eliezer dan kesepuluh untanya.

*grin*