Joel's  book recommendations, reviews, favorite quotes, book clubs, book trivia, book lists

The Stolen Hen

Sudah beberapa hari ini, Joel diperkenalkan (singkat saja) satu kitab baru dari Perjanjian Lama. Hari ini kami sampai ke kitab Hakim-Hakim (Judges).

Kitab ini bercerita tentang peralihan pucuk pimpinan bangsa Israel yang baru saja kembali ke tanah perjanjian saat Joshua meninggal. Kini seorang hakimlah yang ditunjuk untuk menjadi pemimpin mereka, Israel belum punya raja waktu itu.

Nah, sekalian saya jelaskan tentang hakim & pengadilan (ini kosa kata baru buat Joel). Kebetulan minggu depan kami berencana mengajak Joel ke KidZania. Di KidZania ada simulasi pengadilan.

image12

Saya pun berusaha mereka sebuah kasus untuknya. Tentang seorang pencuri ayam yang tertangkap dan diadili di ruang sidang. Sekalian saya bercerita sedikit tentang yang namanya jaksa dan pembela (kosa kata baru juga).

“Hakim nanti yang harus pikirin orang ini salah atau tidak dan berapa lama dia harus dihukum.”

Tambah saya lagi, “Hakim lalu memutuskan orang itu harus masuk penjara satu bulan.”

Joel tampak tercenung. Sepertinya ada beban di hatinya.

“Terus…. ayamnya ikut masuk penjara ga?”

Hmmfff.. Wakakakakakakkaka. Joeeeellll!!! Haduhh. Joel ini benar-benar ada-ada saja.

“Ayamnya mungkin sudah masuk perut si pencuri, Joel.”

Wakakakakaka. Senang ya punya ‘badut’ kecil seperti ini.

*gambar diambil dari sini.*

Kosakata-kosakata: Joel Jatuh Hati

Dua malam lalu, Joel bilang sama Papa, “Pa, Joel kalo liat tulang ikan, langsung jatuh hati, lho!”

Papa & Mama geli setengah mati mendengar komentarnya.

“Jatuh hati apaan sih, Joel?” tanya Mama.

“Ga tau,” jawab si little boy.

Nah, ini Joel sedang praktek menggunakan kosakata baru yang dia temui di mana-mana. Koran, tivi, majalah, brosur, spanduk, dll. Mama menduga yang Joel maksudkan adalah “ilfil”, bukannya jatuh hati beneran.

Beneran deh, Mama tanya, “Kalo liat tulang ikan Joel jadi seneng banget sama tulang ikannya? Jatuh hati itu artinya sukaaa sekali.”

“O… salah berarti. Bukan. Ralat, deh.”

Maksud Joel ternyata kalo liat tulang ikan dia jadi ga suka. Gitu deh kira-kira. Darimana dia dapatkan kata ini? Hanya Tuhan yang tahu.

ps: sejak mahir baca kosakatanya memang bertambah dengan luar biasa dahsyat dan mencengangkan. Yang agak membingungkan adalah menjelaskan kata: ‘disemayamkan’ yang dia temui di bagian obituari Kompas. Duh.

Ulah Joel

Siang itu Papa menyalakan komputer dan berseru, “Lho.. passwordnya ganti ya?!”

Mama: “Mmmm.. Enggak kok?”

Papa mencoba lagi dan ditolak oleh komputer. Tentu saja kami punya tersangka, siapa lagi kalo bukan Joel The Boy.

Papa: “Joel ganti passwordnya?”
Joel: “Enggak kok…. (lalu menjelaskan apa yang telah terjadi).”

Jadi begini.. (ehm..) Joel itu hobi sekali mengganti-ganti image user — btw, cara menggantinya dia temukan sendiri, biasanya sih dia pilih salah satu dari yang sudah disediakan oleh WindowsXP. Nah, baru-baru ini dia menemukan bahwa bukan hanya foto/image yang bisa diganti, textnya juga bisa diganti. Maka… Administrator pun berubah lah jadi viani dan hebatnya.. dia bisa mengganti image yang biasanya gambar anjing, basebal menjadi foto dirinya — pasti pake fasilitas browse. Karena sekarang sudah berubah menjadi viani, otomatis urutan usernya turun ke bawah user lain yang urutan abjadnya duluan. Lihat deh gambar di bawah ini.

viani-joel

Dasar Joel.. :) ulahnya emang macem-macem. Sayangnya dia meninggalkan jejak.. yaitu foto dirinya waktu masih imut-imut. Terus nama Viani itu ga jelas juga apa maksudnya, dia bilang ya Viani aja.. gitu.

Btw.. rasanya komputer itu memang self-taught ya. Ga kebayang lho, anak usia 4 1/2 tahun bisa melakukan hal di atas. Dulu dia sudah bikin kami surprise dengan login sendiri, konek internet sendiri, ganti image sendiri dan ini yang terbaru. Hehehehe…

Joel & Pete

Ceritanya:
Suatu hari, di awal tahun 2008, Joel (duduk setengah berbaring sambil baca majalah kesukaannya) bertanya pada saya, “Ma, pete itu apa?”

Saya yang lagi masak menjawab sambil heran, kan Joel dah tau pete itu apa, “Pete itu nama sayuran. Kesukaannya si embak.”

Saya pribadi menyukai efek yang dihasilkan pete pada makanan, tapi saya tidak suka si petenya sendiri.

Lalu.. beberapa menit kemudia Joel nyeletuk lagi, “Ada lho orang yang namanya Pete.”

Oh? Kok Joel bisa tau Pete ya? Langsung terbayang wajah bulat nan lucu milik alm. Pete yang bapaknya alm. Basuki yang sama-sama pelawak itu.

“Iya, Joel. Ada orang yang namanya Pete,” jawab saya sambil meneruskan memotong sayur.

“Ini lho, Ma. Di Auto*** (nama majalahnya) ada penulis Pete Gibson.” note: dibaca secara bahasa Indonesia ya….

Oh? Sekian detik saya tersadar dan…. ngakak.

“Joel… itu kan bahasa Inggris, nama orang. Bacanya Pete Gibson (Pit Gibsen).”

Kejadian ini membuat saya sadar, bahwa dalam beberapa kasus, Joel belum bisa membedakan antara bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Beberapa kata dengan mudah dia kenali, tetapi kata yang sama penulisannya dalam dua bahasa ini — walau artinya bisa sangat berbeda.

Ini jadi pe-er tersendiri buat saya untuk membuatnya lebih aware. Tetapi sejak kejadian itu sepertinya dia jadi lebih punya insting.. paling tidak dia berhati-hati dan bertanya dulu, ini bacanya apa. Hehehe.

Keterangan:
Joel adalah fans berat majalah otomotif terbitan Kelompok Kompas Gramedia. Kami menyediakan tempat khusus untuk menyimpan majalah tersebut agar mudah dia akses. Terus terang, banyak di antara majalah2 tersebut yang lecek selecek2nya. Bukan sengaja dirusak, tetapi memang karena sering dibaca, dibawa ke sana sini, dibanding-bandingkan, dll.

Creative With Joel #2

maensamapapa

Suatu malam, Joel ajak Papa main..

Sebelumnya Joel sudah menguji coba mainan ini pada dirinya sendiri. Begitu Papa pulang kantor, langsung dijadikan tester#1 permainan ciptaannya ini.

Pertama, dia menyiapkan bantal besar. Di atas bantal ditaruhnya sebuah buku ukuran A4. Lalu Papa harus berlutut dan pasrah waktu dikerudungi kain kelambu stroller adiknya.

“Papa kepalanya taroh di sini (bantal).”
“Ini buku buat apa?” protes Papa.
“Supaya ga lihat-lihat.” (entah apa maksudnya)

Lalu Papa disuruh lompat-lompat dengan posisi super duper aneh itu. Setelah puas dengan kinerja Papa, Joel jadi ingin merasakan. Nah, sekarang Joel duduk di pundak Papa, sambil Papa melompat-lompat.

Terus terang… rasanya hanya Papa yang rela dibeginiin ama Joel. Kalo Mama pasti ga bakalan mau. Hehehe.

Memang, jadi orangtua itu kadang berarti harus mau ‘disiksa’ oleh anaknya. Ah, tapi Joel bahagia sekali malam itu.

Creative With Joel #1

Kau sangat ingin ke rumah temanmu Evan. Tapi.. mamamu memberi syarat, kau hanya boleh pergi ke sana jika kau sebut nama temanmu itu. Kau tidak suka dengan syarat itu, karena menurutmu buat apa harus menyebut nama orang yang Mama kan udah tahu? Konyol sekali.

Coba rayu mamamu, “Itu lho Ma, yang rumahnya di depan.”
Tapi ternyata tidak mempan. Mama tetap meminta kau sebut namanya.

Kau mencoba menangis, mencoba lompat-lompat sambil jerit-jerit, siapa tahu Mama berubah pikiran. Tapi ternyata usahamu sia-sia.

eve

Sekejap kemudian, kau mendapat ide waktu matamu melihat gambar gurita di dinding, yang kaubuat bersama mamamu beberapa hari lalu.

“Ma.. ini.”

“Apa?”

“Ini e-nya diganti a. Joel mau ke sana.”

“Apa sih?”

Duh.. heran ya, kenapa sih orangtua itu suka ga mengerti. Kau harus memastikan bahwa mamamu benar-benar melihat apa yang sedang berusaha kaulakukan. Tunjuk dengan jelas, kalau perlu lakukan dengan heboh, supaya mamamu benar-benar melihat.

“Ini, Ma. Even-nya, e-nya diganti a.”

Jika masih tidak mempan, seperti dalam kasusku. :( ( Mama masih tidak mau mengalah, lebih baik kau yang mengalah. Tapi supaya tidak terlalu malu, gunakan taktik ini..

“Mama bilang E..”

“E..”

“Van!”

Kalau taktik ini tidak berhasil juga… lebih baik kau mengalah. Hehe.

Ketiak Itu Buat Apa Sih?

Pertanyaan ini pernah diajukan Joel berbulan-bulan lalu waktu sedang saya mandikan. (Haduh.. pertanyaan aneh apa lagi ini). Terus terang, saya tidak bisa menjawabnya :( (

Saya dah google site-site tentang anatomi tubuh manusia, dari Wikipedia sampai site-site biologi/kesehatan. Tentu saja di site-site serius ini jawabannya juga sangat serius. Tidak mungkin kan saya menjawab Joel seperti ini:

“The underarm (or axilla) is the area on the human body directly under the joint where the arm connects to the shoulder. Anatomically, the axilla is bound anteriorly by the pectoralis major and minor muscles, posteriorly by the subscapularis and the scapula, medially by the ribcage and by the serratus anterior, and laterally by the coracobrachialis and the short head of the biceps brachii.”

Karena tidak ketemu jawaban sederhana, dan saya sendiri kurang tahu pasti guna ketiak manusia, saya diamkan saja. Hari berlalu.. sampai tadi sore… Joel bertanya lagi, “Ketek itu buat apa sih, Ma?”

Karena dah kehabisan akal dan mati gaya (hehehe), saya jawab, “Nanti kita dokter Eric aja ya…” Dokter Eric adalah dokter anak yang biasa kami kunjungi. Kali ini Joel setuju dan tidak memperpanjang pertanyaannya.

Tapi.. toh saya penasaran juga. Saya baca-baca lagi artikel di Wikipedia dan kali ini ada kalimat yang sekarang kok jadi catchy banget.

“The axilla (or armpit, underarm, or oxter) is the area on the human body directly under the joint where the arm connects to the shoulder.
The axilla is one of the four sites (the other three being the mouth, rectum, and ear canal) in which a medical thermometer may be inserted in order to measure body temperature.”

Maka..

Saya: “Joel, Mama sudah tahu ketek itu gunanya buat apa.”
Joel: (mendekat dan menunggu jawaban)
Saya: “Ketek itu gunanya buat taroh termometer supaya tahu suhu tubuh kita, panas atau enggak.”
Joel: (terlihat berpikir sejenak, lalu tersenyum)”Buat taroh Autobild juga ya, Ma?”
Saya: (tercengang.. kok dia bisa kepikiran gitu ya) “Iya.. iya..”

penjelasan: Autobild adalah majalah otomotif kesukaan dia. Saya mengajarinya untuk mengepit majalah untuk mempermudahnya membawa majalah itu dari dia masih kecil. Soalnya setiap kali ada Autobild baru , majalah itu dibawanya ke mana-mana, sampai lecek dan tak berbentuk.

Today my son just taught me a lesson about axilla.

Dedek Joel Matic

Joel sayang sama adiknya (syukurlah). Dulu waktu masih di perut Mama, sehari bisa puluhan kali Joel kiss dedeknya. Sekarang, setelah dia cukup berhasil menangani kecemburuannya, dia ga pernah absen kiss adiknya, di jidat, di pipi, di bibir, di tangan, di kaki. Joel suka gemes sama kaki Chloe yang kecil.

Nah, ada kisah lucu. Kemarin Joel dan Chloe dititipin ke Tanjung Duren, karena Mama harus kontrol 40 hari ke dokter kandungan. Kebetulan Opa Oma lagi datang dari Bangka.

Seperti biasa, Joel langsung menuju ke rak buku yang berisi koleksi lawas Autobild Papa (dulu kita tinggal di sini). Baca-baca sebentar, dia tanya Oma, “Manual itu apa sih? Matic itu apa?” Kemungkinan dia baca di halaman harga-harga mobil di majalah otomotif itu.

Oma: “Manual itu ada giginya, matic enggak.”
Joel: (mikir bentar) “Joel manual, dedek matic.”
Oma: (mikir bentar juga.. akhirnya nyambung juga)

Hahahaha. Joel.. Joel.. ada-ada saja.

My Catalogs Collection

To today, I still keep my obsession of collecting HS curriculum provider catalog from all over the world.

catalog

View my collection. There’re ten printed catalogs in this picture, but actually I have 14 from 8 providers, not including from Bob Jones University which have been shipped a week ago from US.

The very first catalog I received is Sonlight. ABeka came after, and the last to arrive is from Winter Promise Publishing which I adore so much for its beautiful vintage (or classic?) design.

I’ve got 2 copies of ABeka’s, 3 of AOP‘s, 5 of MFW‘s and 1 copy for each of the rest. The most informative I found, was ABeka. 1st edition of Sonlight’s I got, left me confuse and dizzier as a HS beginner, but in the last edition they had redesign the way they present information, much-much better now.

There are four other catalogs more, from Laurel Springs, Griggs (Adventist/LDS), Australian Christian Academy (ACE schooling service from Austalia) and from Math-U-See. They’re just not available when picture was taken :) .

Note: Math-U-See is a great math curriculum. I order this catalog directly from their representation in Australia, a very interesting demo CD was included.